PETA ZAMAN

 

petazaman

Diagram diatas bukan prediksi juga bukan tafsir, melainkan penghitungan yang akurasinya sudah diuji dan dihitung lewat / dengan computer yang canggih. Peta Zaman ditemukan oleh Joakhim Fiore (th. 1261) dan makin dipertajam akurasinya melalui pemetaan Bp. Pdt. Abraham Yoon Sik Park D.Min., D.D. dari Korea Selatan, lewat buku beliau “Pertemuan yang terlupakan.” Penertbit Gramedia & Yayasan Damai Sejahtera Utama.

PEMETAAN ZAMAN

Yang dimaksud dengan Peta Zaman dalam pelajaran Eskatologi adalah upaya pemetaan perjalanan  -napak tilas- para leluhur umat manusia, berikut tokoh-tokohnya yang dipakai sebagai Tonggak Sejarah. Peta Zaman penghitungannya dimulai sejak manusia diusir keluar dari Taman Allah, Taman Eden. Berapa lama sejak masa penciptaan sampai kejatuhan dalam dosa, tak seorang pun yang tahu, karena tidak ada keterangan atau catatan dalam Kitab Suci.

Penjelasan Peta Zaman terbangun berdasarkan ayat Firman Allah : “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.” (2 Petrus 3 : 8). Makna pertama dari ayat adalah, bagi Allah yang hidup dalam keabadian, tiada bedanya antara 1 hari dengan 1000 tahun. Namun karena kita manusia terbatas oleh waktu dan ruang, makna yang bernuansa Theologis ini sulit untuk dapat kita mengerti. Jangankan 1 hari dengan 1000 tahun !  1 hari dengan 2 hari saja sudah berbeda. Sedang makna kedua dari ayat ini adalah untuk memberi pedoman dan patokan waktu bagi kita umat manusia.

 petazaman

 Dengan patokan 1 hari adalah lambang dari 1000 tahun, ternyata menjelang berakhirnya 2000 tahun (hari kedua), datanglah banjir dahsyat di zaman nabi Nuh. Kemudian, 2000 tahun berikutnya adalah “hari ke 3dan ke 4.” Awal dari “hari ke 3,” di sana ada nabi besar Abraham atau Kanjeng Nabi Ibrahim. Menjelang “hari ke 4” berakhir, Yesus Kristus atau Isa al Masih disalibkan, wafat dan dimakamkan. Kemudian Beliau bangkit dari kematian dan kemudian terangkat dan kembali ke rumah-Nya di Sorga. Pada saat inilah “hari ke 4” berakhir, atau millennium yang keempat.

Berikutnya, “hari ke 5” dimulai dengan pencurahan Roh Kudus, yang disebut “Hari Pentakosta.” Lalu menjelang berakhirnya “hari ke 6,” Isa al Masih atau Yesus Kristus akan datang kembali. Ini yang sering disebut “The Second Coming”, kedatangan-Nya yang ke 2xnya, setelah yang pertama datang di kota kecil Betlehem, di wilayah Yudea, sekitar 5 atau 6 km dari kota Yerusalem.

Kedatangan Yesus Kristus yang ke 2xnya ini bersamaan dengan terjadinya kebangkitan orang mati yang pertama. Yaitu bangkitnya orang-orang pilihan Allah. Setelah itu akan terjadi perubahan (Allasso) – jadi seperti malaikat- bagi umat Kristiani pilihan Allah. Kemudian pengangkatan jemaat pilihan Allah (Rapture) pun terjadilah. Hal tersebut terungkap dari ayat-ayat Firman Allah ini : “Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.”

( Surat 1 Korintus 15 : 51-53)

“Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.” (1 Tesalonika 4 : 16, 17) dan

“Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.(Injil Matius 24 : 30, 31).

Yang ironis adalah, disaat yang diangkat (alami Rapture) sedang berpesta rohani di alam  permai nan ilahi, di dunia si Dajjal – Antikris berkuasa, aniaya, siksa dan bencana menerpa (3,5 tahun). Setelah itu, pada akhir “hari ke 6,” Isa al Masih / Yesus Kristus mendarat di bumi. Dajjal – Antikris dan Nabi Palsunya dilempar  ke neraka dan “hari ke 7”, Millennium Damai (1000 th.) dimulai.

 

NUBUAT YANG TERSIRAT

 “Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga.” (Keluaran 12 : 3).

“Kamu harus mengurungnya sampai hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.” (Keluaran 12:6).

Saudaraku, tolong perhatikan ayat Firman Allah yang kami sampaikan diatas. Anak domba diambil pada tanggal 10 (Keluaran 12:3) dan disembelih pada tanggal 14. Berarti anak domba itu disimpan selama (14-10) = 4 hari.

Dengan pengertian bahwa 1 hari adalah lambang 1000 tahun (Surat 2 Petrus 3 : 8), berarti Anak Domba Allah – Yesus Kristus, Isa al Masih, atau Yesua ha Masiakh – disimppan 4000 tahun, baru “disembelih”. Sekarang kami persilakan anda melihat gambar diagram Peta Zaman di bawah ini.

petazaman

 Peta Zaman

 Silakan anda perhatikan gambar diagram di atas. Menjelang hari ke 4 berakhir, Yesus Kristus disalibkan, atau menjelang berakhirnya tahun ke 4000 sejak Adam dan Hawa diusir keluar dari Taman Allah (Taman Eden).

Simaklah bagian akhir dari ayat Keluaran 12:6 “Kamu harus mengurungnya sampai hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.”

Kita semua tahu, bahwa yang dimaksud dengan kata senja adalah setelah sore, menjelang malam tiba, atau ketika hari akan berakhir. Tepat sekali, menjelang hari ke 4 berakhir, Yesus Kristus disalibkan di Bukit Golgota.

 

TONGGAK SEJARAH YANG MENGAGUMKAN

Hari pertama diawali dengan dosa, hingga Adam – Hawa diusir dari Taman Allah. Kemudian, menjelang hari kedua berakhir, datang penghukuman, yaitu banjir dahsyat di zaman nabi Nuh. Artinya, diawali dengan dosa, diakhiri dengan penghukuman. Hanya 8 orang dalam Bahtera yang selamat.

Berikutnya, hari ketiga dimulai dengan nabi besar Abraham, atau Kanjeng nabi Ibrahim. Kita tahu, bahwa Abraham bermakna “Bapak banyak bangsa” dan “Bapak orang beriman.” Jadi, secara rohani / ilahi, hari ketiga dimulai dengan iman. Kemudian, menjelang hari ke 4 berakhir, Yesus Kristus disalib (=disembelih).

Tadi telah kami sampaikan, bahwa “anak domba harus disembelih pada waktu senja.” (Kitab Keluaran 12 : 6). Berarti tepat, menjelang berakhirnya tahun yang ke 4000, Yesus Kristus, Anak Domba Allah disalib ! Penyaliban Yesus Kristus, berarti pengampunan atas dosa. Maknanya, diawali dengan iman dan berakhir dengan pengampunan !

Lalu, 2000 tahun yang ketiga, atau hari kelima dan keenam juga memiliki keunikan tersendiri. Hari ke 5 diawali dengan Pencurahan Roh Kudus pada hari Pentakosta. Sedang menjelang hari ke 6 berakhir, akan terjadi The Second Coming, atau kedatangan Yesus Kristus yang ke 2x nya, yang disertai Rapture (Bahasa Inggris), atau Rapere (Latin), yang dalam bahasa aslinya (Yunani) adalah Harpazo, yaitu Pengangkatan Jemaat Kristus Pilihan oleh Roh Kudus (Injil Matius 24 : 30, 31 & surat 1 Tesalonika 4 : 16, 17).

Jadi, 2000 tahun yang ketiga (hari ke 5 & 6), diawali dengan turunnya Roh Kudus untuk karuniakan iman dan kuasa, lalu diakhiri dengan Pengangkatan umat Kristiani Pilihan, Rapture, oleh Roh Kudus pula.

Sedangkan “Hari ke 7”sering disebut Milenium Damai, atau 1000 tahun yang ke 7. “Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya; ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu; kemudian dari pada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya. Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.” (Kitab Wahyu 20 : 1 – 4).

Akhir dari hari ke 6, atau awal dari hari ke 7, iblis ditangkap dan dirantai. Sebelumnya Dajjal – Antikris dan nabi palsunya dilempar ke neraka !

“Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.” (Kitab Wahyu 19 : 20).

Saudaraku dan sobat sekalian, melalui Peta Zaman ini kita bisa “melihat” dengan jelas perjalanan hidup manusia sejak Adam dan Hawa keluar dari Taman Tuhan. Namun, apakah tujuan utamanya ? Begini petunjuk dari Kitab Suci : “Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat perhentian itu, sedangkan mereka yang kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan mereka. Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu “hari ini”, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!” Sebab, andaikata Yosua telah membawa mereka masuk ke tempat perhentian, pasti Allah tidak akan berkata-kata kemudian tentang suatu hari lain. Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya. Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.” (Ibrani 4 : 6 – 11).

Berikutnya, kami sajikan penjelasan beberapa gambar – gambar. Silahkan anda perhatikan dengan saksama !

1

Hawa tergoda iblis untuk makan buah terlarang. Akibatnya, Adam dan Hawa diusir keluar dari Taman Eden

Karena makan buah terlarang, Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, lalu diusir dari Taman Eden

Karena makan buah terlarang,
Adam dan Hawa jatuh dalam dosa,
lalu diusir dari Taman Eden

Diakhiri dengan penghukuman, banjir besar zaman nabi Nuh

Diakhiri dengan penghukuman, banjir besar zaman nabi Nuh

Akhir dari milenium kedua.Bahtera Nuh terdampar di Pegunungan Ararat (Turki)

Akhir dari milenium kedua. Bahtera Nuh
terdampar di Pegunungan Ararat (Turki)

Diawali dengan iman (Abraham).Milenium ketiga dimulai

Diawali dengan iman (Abraham). Milenium ketiga dimulai

 

Diakhiri dengan pengampunan (Yesus disalib).
Senja hari ke 4, anak domba disembelih

 

Yesus kembali Ke SurgaAkhir Milenium keempat

Yesus kembali Ke Surga, Akhir Milenium keempat

Diawali pencurahan Roh KudusMilenium kelima dimulai

Diawali pencurahan Roh Kudus, Milenium kelima dimulai

Hari ke 6 diakhiri dengan pengangkatan jemaat,
        Rapture, Repere, HArpazoMilenium keenam berakhir

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>